Muslimat NU Kabupaten Pekalongan Adakan Bakti Sosial Peduli Banjir

Gambar untuk Muslimat NU Kabupaten Pekalongan Adakan Bakti Sosial Peduli Banjir
Kajen - Guna meringankan beban korban banjir di wilayah Kabupaten Pekalongan terutama wilayah yang terdampak banjir Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan mengadakan bakti sosial peduli banjir di empat titik kecamatan terdampak paling parah seperti di kecamatan Buaran, Wonokerto, Tirto dan Siwalan pada Minggu (7/2). Menurut Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pekalongan Hj. Sumawarti, tujuan dari bakti sosial kali ini adalah untuk meringankan beban para korban banjir. “Apalagi dimasa sulit masa pandemi seperti ini, bencana banjir tentu menambah beban masyarakat, oleh karena itu kami menghimpun dana dari pengurus dan anggota Muslimat serta donator untuk kami salurkan berupa sejumlah 1200 nasi bungkus langsung kelokasi” ujar Sumarwati.

Koordinator lapangan kegiatan “Bakti Sosial Muslimat NU Peduli Banjir” Hj Nisrochah mengatakan untuk mempermudah koordinasi dan penyaluran agar tepat sasaran kepada yang membutuhkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU di lokasi terdampat banjir. “ Mendengar kabar bahwa saudara kita terkena musibah Bu ketua bersama pengurus langsung bergerak cepat dengan berkoordinasi untuk menghimpun bantuan dan berkoordinasi dengan PAC - PAC agar bantuan dapat segera disalurkan”, dan Alhamdulillah pada saat pembagian cuaca tidak hujan” terang Nisrochah.

Sementara itu salah satu penerima Hj. Sofiyah selaku ketua Pimpinan Ranting Babadan Siwalan mewakili warga penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada Muslimat NU yang telah menyalurkan kepada warga disekitar dukuh Babadan Pait yang terkena banjir. “ Alhamdulillah dapat bantuan nasi bungkus, tentu sangat dibutuhkan karena semua rumah terendam tidak bisa masak pastinya, semoga berkah terima kasih atas bantuannya” kata Sofiyah yang harus menembus genangan air selutut saat mengambil bantuan. Hal senada juga disampaikan oleh ketua Pimpinan Anak Cabang Tirto Hj. Rodhiyah, “Di Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan yang paling parah di desa Karangjompo, Jeruksari, Pacar, dan Tegaldowo, dengan adanya bantuan ini tentu warga sangat senang, tadi siang kami langsung kelokasi sehingga warga sangat terbantu” jelas Rodhiyah.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak

  2. 8
    Komentar

    4 KEBUTUHAN ANAK YANG WAJIB DIPENUHI ORANG TUA

  3. 7
    Komentar
  4. 5
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat