Muslimat Bersama OMS Belajar Bersama Analisa & Pemetaan Stakeholder

Gambar untuk Muslimat Bersama OMS Belajar Bersama Analisa & Pemetaan Stakeholder
Pekalongan - Dalam rangka menindak lanjuti Diskusi Publik oleh Muslimat NU yang mengundang OMS se Kabupaten Pekalongan dengan tema “Peran OMS dalam Pelayanan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan”, Muslimat NU Kabupaten Pekalongan sebagai mitra utama Program USAID-Madani bersama OMS mengadakan kegiatan Analisa dan Pemetaan stakeholder pada Kamis (10/9) di meeting room gedung PC NU Karangdowo Kedungwuni Pekalongan.

Menurut Sumarwati ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan melalui sekretarisnya Rodhiyah, acara ini merupakan persiapan pembentukan Forum Simpul Belajar berangotakan OMS, yang salah satu fungsinya sebagai wadah bersama untuk belajar, peningkatan kapasitas dan advokasi bersama. “Sebelumnya Muslimat NU, sudah melakukan beberapa kegiatan diantaranya adalah melakukan assesment awal untuk Pengukuran Indeks Kinerja Organisasi kemudian merumuskan sejumlah rekomendasi terkait dengan hasil Pengukuran Indeks Kinerja Organisasi”, ujarnya.

Sementara itu Program Manager USAID-Madani Muslimat NU Kabupaten Pekalongan Erlita Rismilliyana menjelaskan keanggotaan Forum Simpul Belajar akan diisi oleh OMS (Organisasi Masyarakat Sipil) yang ada di Kabupaten Pekalongan dengan tujuan untuk mengidentifikasi calon-calon anggota Forum Simpul Belajar dari unsur Non Pemerintah, Pemerintah dan Peguruan Tinggi serta Media Massa. Oleh karena itu diperlukan peran semua pihak termasuk stakeholder didalamnya dengan melakukan kegiatan Analisa Stakeholder yang terkait dengan kepentingan dan pengaruh seluruh Calon Anggota Forum Simpul Belajar , “Strategi dan metode yang kami gunakan adalah belajar dan diskusi bersama dengan memberikan kesempatan seluruh peserta untuk berpendapat, memberikan usulan dan masukan serta saran – saran”, terangnya.

Kemudian, dari pihak peserta yang hadir seperti dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Fisik Indonesia (PPDFI) Kabupaten Pekalongan Endang Tri mengaku, dirinya menyambut baik PPDFI dilibatkan dalam kegiatan ini. “ Adalah hal yang baru menganalisa dan memetakan stakeholder” imbuhnya. Peserta lain Anasrullah ketua Forum Masyarakat Madani Kabupaten Pekalongan juga mengapresiasi diadakannya kegiatan ini. Anas mengatakan terkait focus program Forum Simpul Belajar adalah mengangkat isu tematik tentang perbaikan pelayanan Puskesmas maka perlu ditentukan target waktu, target wilayah dan sasaran program forum.

Dalam kegiatan ini Muslimat mengundang sejumlah OSM yaitu PC NU Kabupaten Pekalongan, Forum Masyarakat Madani, Serikat PEKKA, LSM Tirai, Gema Setia Kabupaten Pekalongan, GOW dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Fisik Indonesia (PPDFI) Kabupaten Pekalongan. Kemudian diakhir kegiatan disepakati dengan rencana tindak lanjut yaitu melakukan konfirmasi keanggotaan Forum Simpul Belajar, Pertemuan Pembentukan Forum Simpul Belajar dan Forum Simpul Belajar akan melakukan audiensi kepada pihak-pihak terkait yaitu ke DPRD Kab. Pekalongan.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak

  2. 8
    Komentar

    4 KEBUTUHAN ANAK YANG WAJIB DIPENUHI ORANG TUA

  3. 7
    Komentar
  4. 5
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat