Mie Lethek : Cita Rasa Tempo Doeloe

4 0 70
Gambar untuk Mie Lethek : Cita Rasa Tempo Doeloe
Ingin makan makanan yang panas-panas, dan ada pilihan menu yang tidak pedas tentunya, mungkin asam lambung naik. Kota Yogyakarta banyak pilihan makanan yang tanpa bahan pengawet.

Di antara sekian banyak pilihan menu, tiba-tiba tertarik mie lethek Jagalan.

http://etnis.id/menjajal-mi-lethek-mi-kotor-dari-yogyakarta/
https://mielethekjagalan.blogspot.com/2019/11/keistimewaan-warna-mi-letheg-keruh.html

Saat googling tertulis berbahan dasar tepung tapioka dan singkong. Iseng-iseng mencoba satu bungkus. Kalau tidak salah harganya Rp 13 ribu. Isinya banyak, warna bukan kuning seperti mie lainnya, cenderung kusam.

Coba buka GoogleMap dan temukan kontak penjualnya. Cukup pesan melalui WhatsApp, mie lethek datang diantar gojek. Sungguh mengherankan, setelah mie tersebut habis di mulut, keringat keluar, serasa nafas lega, sampai pagi. Alhamdulillah.

Kalau dilihat bentuknya, mie lethek tidak dibuat dengan mesin pabrik. Semacam home industri. Bentuknya seperti bihun. tapi lebih kenyal. Besar kecilnya juga berbeda. Uniknya, mie lethek jagalan ini terbuat dari bahan alami. Jadi rasanya gurih dan lezat.

Mie Lethek Jagalan bikinan salah satu ibu di pusat kota Yogyakarta sekitar jalan Jagalan ini sudah lama jualan di lokasi tersebut. Pelanggannya pun dari berbagai kalangan, kebanyakan dari instansi pemerintah seperti Kantor Kepatihan, Kantor Ketahanan Pangan, Perpustakaan Daerah DIY, kantor BPMB, Guru-guru di SMP 3, 4 dan 15, instansi Pemkot Yogyakarta serta masyarakat umum. Sesuai dengan slogannya : Cita Rasa Tempo Doeloe.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar