KTB Rintisan Kampung Purwokinanti

4 0 195
Gambar untuk KTB Rintisan Kampung Purwokinanti
Purwokinanti, Pakualaman.
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melanjutkan program pembentukan Kampung Tangguh Bencana (KTB). Pada tahun 2021 ditargetkan ada penambahan pembentukan 15 KTB di Kota Yogyakarta, salah satunya adalah KTB Rintisan Kampung Purwokinanti.

Pada tanggal 21 September 2021 malam bertempat di gedung Serba Guna Kampung Purwokinanti, BPBD Kota Jogja melakukan sosialisasi KTB Rintisan dengan protokol kesehatan ketat. Setiap peserta yang hadir harus memakai masker dan tempat duduk berjarak. Walaupun dilaksanakan secara sederhana, warga berantusias dalam mengikuti acara tersebut.
Hadir pada acara tersebut, DPRD kota Jogja, BPBD Kota Jogja, Mantri Pamong Praja Kemantren Pakualaman, Lurah Purwokinanti dan para tokoh masyarakat Kampung Purwokinanti

"Pembentukan KTB Purwokinanti dilaksanakan untuk kesiapan warga masyarakat menghadapi bencana. Memerlukan kesiapsiagaan dan partisipasi warga masyarakat serta melengkapi KTB Kelurahan Purwokinanti yang sudah terbentuk sebelumnya yaitu KTB Jagalan Ledok sari, KTB Kepatihan, KTB Jagalan Beji" ujar Mantri Pamong Praja Kemantren Pakualaman Cahyo Wijayanto S.Sos

Lurah Purwokinanti Sugiharti SIP menyebutkan bahwa Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta telah membentuk satuan relawan kebakaran di tingkat kelurahan. Dan dengan dibentuknya KTB Kampung Purwokinanti hal ini dapat saling mendukung upaya guna pencegahan dan penanganan kebakaran di wilayah setempat serta diharapkan dapat bersinergi dengan konsep destinasi wisata kuliner di sepanjang Jalan Jagalan dengan tagline Raos Ilat Jawi

Pada kesempatan tersebut Bambang Seno Baskoro yang merupakan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Yogyakarta menuturkan bahwa kondisi covid 19 di DIY sudah mulai menurun, namun diharapkan masyarakat jangan lengah. Dengan gencarnya pelaksanaan vaksin dapat menghambat meluasnya covid.

Untuk KTB di kota Jogja sudah terbentuk sebanyak 115 dari 169 kampung. Diharapkan KTB di setiap Kampung siap siaga tehadap bencana alam dan bencana non alam.
Antisipasi dan penanggulangan bencana sejak dini cukup efektif dengan adanya KTB ini. Masyarakat dapat berperan aktif sesuai dengan kondisi wilayah masing--masing

Disampaikan pula bahwa pemerintah kota Jogja memberikan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kebakaran sebesar 25 juta per unit rumah.

Nantinya setelah diadakan simulasi bencana akan dilanjutkan pengadaan peralatan mitigasi berupa kendaraan roda 3, genjet, drakbar, gergaji mesin senso, dan pelatihan-pelatihan.

Program yang ada dikota Jogja terkait penanganan bencana harus berbasis masyarakat. Apalagi penanggulangan bencana membutuhkan waktu cepat guna menekan jatuhnya korban maupun kerugian material.

Ir. Aki Lukman Nor Hakim, MT Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Data Informasi Komunikasi Kebencanaan BPBD Kota Jogja menyebutkan pada tanggal 24 Oktober 2021 akan diadakan simulasi kebencanaan di Kelurahan Purwokinanti.

Pembentukan disetiap kampung agar dapat saling membantu antar KTB untuk mempermudah dan mempercepat dalam penanggulangan kebencanaan terlebih beberapa waktu yang lalu adanya pademi covid 19.

"Alhamdulillah BPBD dibantu oleh Kemantren- Kemantren se kota Jogja saat pademi covid 19 kemarin." ujar Aki Lukman

Ditambahkan oleh Aki Lukman saat diadakan simulasi KTB Rintisan di kampung Purwokinanti diharapkan untuk melibatkan anak-anak, ibu hamil dan lansia

Romi salah satu pendamping Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Kota Jogja
menyampaikan tahapan KTB Rintisan mulai dari persiapan, penyusunan profil, analisa resiko, penyusunan peta, penyusunan rencana aksi kampung, persiapan simulasi, gladi bersih hingga simulasi bencana
Tujuan simulasi adalah untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan terhadap bencana

Pada kesempatan tersebut tokoh masyarakat Marsono Adi ketua Kampung Purwokinanti memberi usul 3 tema yaitu kebakaran, gempa dan covid 19.

Dituturkan pula oleh Yayan, prioritas tema kebakaran merupakan hal yang dibutuhkan masyarakat. Dan diharapkan adanya pengadaan hidran dikarenakan kepadatan penduduk diwilayah kampung Purwokinanti.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. ECO.J, Juara 1 Anugerah Inovasi & Penelitian 2021


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 6
    Komentar

    ECO.J, Juara 1 Anugerah Inovasi & Penelitian 2021

  3. 4
    Komentar
  4. 2
    Komentar