JJLS Atasi Ketimpangan Wilayah Perbatasan

3 0 76
Gambar untuk JJLS Atasi Ketimpangan Wilayah Perbatasan
YOGYAKARTA - Ketimpangan infrastruktur yang ada di wilayah perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi perhatian DPRD DIY. Pemda DIY terus mengadakan akselerasi pembangunan infrastruktur untuk mengurangi ketimpangan tersebut. Terutama di wilayah perbatasan yang langsung berhubungan dengan provinsi tetangga. Antara lain di beberapa Kapanewon (Kecamatan) di Kabupaten Gunungkidul. Seperti infrastruktur di Gunungkidul yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten, Sukoharjo, dan Wonogiri.

JJLS dinilai dapat mewakili percepatan pembangunan di wilayah selatan. Berdasarkan data, kantong-kantong kemiskinan DIY tersebar di sejumlah kapanewon yang dilewati JJLS di tiga daerah yakni Kabupaten Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo.

Komisi C DPRD DIY menyambut positif dengan dimulainya pembangunan Jembatan Kretek II. Jembatan ini melintasi Sungai Opak. Jembatan Kretek II menghubungkan dua ruas jalan. Yakni Samas-Kretek dan Poncosari-Greges. Proyek Strategis ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, pemerataan ekonomi dan mendekatkan usaha mikro kecil dengan pangsa pasar

Anggota Komisi C DPRD DIY, Lilik Syaful Ahmad, SP, dalam akun instagram @dprd_diy, Jumat (21/5/2021) mengakui sangat mendukung pembangunan Jembatan Kretek II yang nantinya akan diikuti oleh jembatan-jembatan lainnya untuk menyempurnakan program JJLS. Sebab JJLS ini akan memberikan dampak yang sangat bagus diberbagai sektor.

”Sektor pariwisata nantinya akan berkembang pesat jika nanti jalan jalur lintas selatan (JJLS) ini selesai. Nantinya destinasi wisata di Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo yang ada di kawasan selatan akan mendapatkan dampak positif dengan adanya JJLS ini. Saya berharap akan berimbas pula pada kesejahteraan masyarakat sehingga tidak terjadi ketimpangan,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Kretek II dirancang selesai dibangun dalam waktu dua tahun . Totalnya menelan biaya Rp 364 miliar. Sumber anggarannya dari APBN. Pengerjaannya dilaksanakan BUMN PT Wijaya Karya dan PT Hutama Karya.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar