IPNU-IPPNU Ranting Kesamben Kulon, Tetap Laksanakan MAKESTA Melalui Pemanfaatan Media Digital

10 3 377
Gambar untuk IPNU-IPPNU Ranting Kesamben Kulon, Tetap Laksanakan MAKESTA Melalui Pemanfaatan Media Digital
Dimasa sulit yang terjadi di Indonesia, menjadi sebuah ujian kesabaran bagi seluruh elemen. Namun, disisi lain ujian adanya virus Covid terkadang menjadi peluang untuk memanfaatkan dunia teknologi secara maksimal. Era Revolusi Industri 4.0 menyadarkan bahwa teknologi mempunyai peran yang cukup penting pada keseharian manusia.

Sejalan dengan perkembangan dunia teknologi adanya ujian virus Covid-19, tidak seharusnya melumpuhkan seluruh sektor yang ada, mulai dari pemerintah, pendidikan, pertahanan bahkan juga pengkaderan pada lingkup organisasi. Namun, disinilah kecerdasan melihat peluang akan menjadi satu ruang yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

Sebagaimana yang terjadi pada poses pengkaderan di organisasi Nahdlatul Ulama', organisasi dengan basis masa terbesar didunia, tetap memberikan proses pengkaderan di tengah pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan dunia teknologi. Salah satunya proses kaderisasi IPNU-IPPNU (MAKESTA) di desa Kesamben Kulon kecamatan Wringinanom.

MAKESTA IPNU-IPPNU, yang sejatinya harus dilakukan secara tatap muka, digantikan dengan pemaksimalan teknologi berupa zoom meating. Hal ini diambil guna mengurangi adanya mobilitas serta menanggulangi penyebaran virus Covid-19 varian delta yang cukup memberikan tekanan kepada masyarakat Indonesia.

Sejalan dengan proses kaderisasi melalui zoom meating, juga di benarkan oleh pembina IPNU-IPPNU ranting Kesamben Kulon, Muhammad Bisri, M.Pd. "Masa Kesetiaan Anggota atau yang sering dikenal dengan sebutan MAKESTA merupakan jenjang pengkaderan NU paling dasar bagi para pelajar yakni IPNU-IPPNU. Meskipun dimasa pendemi upaya kaderisasi terus dilakukan bahkan, pada tahun ini kami mendatangkan pemateri dari lintas Kabupaten melalui pemanfaatan IPTEK dimana saat ini banyak media yang bisa digunakan (zoom meating, google meet dll.) terlebih disaat kondisi PPKM Darurat Jawa-Bali yg membatasi perkumpulan dan kerumunan massa. Salah satu catatan kami meskipun terbatas ruang gerak, justru semakin membuat kami bergairah dalam melakukan pengkaderan melalui pemanfaatan teknologi secara online, dengan harapan terwujudnya Kader Militan bukan karbitan pada jenjang pengkaderan paling dasar yaitu IPNU-IPPNU". Tuturnya singkat. (15/07/2021)

  3 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. VAKSINASI INDONESIA BANGKIT


Komentar Terbanyak

  1. 10
    Komentar
  2. 4
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar