HALAQAH KELEMBAGAAN “MENGUKUR INDEKS KAPASITAS ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL”

2 0 138
Gambar untuk HALAQAH KELEMBAGAAN “MENGUKUR INDEKS KAPASITAS ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL”
Sumenep, 16 September 2021 – Simpul MADANI kembali menggelar pertemuan virtual untuk penguatan kapasitas anggotanya. Pertemuan ini sudah menjadi agenda istiqomah (bulanan) untuk penguatan kapasitas dalam rangka mendukung advokasi transparansi dana desa di Sumenep. Pertemuan Forum Masyarakat MADANI Sumenep (MMS) kali ini dikemas dengan tema: Halaqah Kelembagaan “Mengukur Indeks Kapasitas Organisasi Masyarakat Sipil”. Instrument Indeks Kapasitas Organisai (IKO) dianggap penting sebagai alat bantu (tools) untuk mengidentifikasi kinerja organisasi, sekaligus mengeksplorasi kapasitas organisasi pada saat itu.

Tinggal menghitung hari, pada tanggal 20 September 2021, Forum MMS akan genap berusia setahun. Sejauh ini kiprahnya telah berdampak positif, terutama dalam konteks engagement antar CSO, LPPM Perguruan Tinggi, Media, Lembaga dan Banom NU, termasuk dengan pihak pemerintahan. Sebuah kondisi yang menggambarkan masyarakat MADANI, yang tentunya menjadi modal penting menuju terwujudnya tatanan pemerintahan lokal demokratis atau collaborative government yang menjadi cita-cita bersama.

Secara garis besar halaqah (diskusi) kelembagaan ini bertujuan mentransformasikan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan tentang IKO dari Lakpesdam NU Sumenep sebagai Lead Partner USAID MADANI, kepada para pihak khususnya anggota simpul MADANI. Karena itu acaranya diisi dengan materi: Konsep IKO, Domain dan Subdomain IKO, serta Bagaimana Menggunakan Hasil Assesment IKO untuk Rencana Penguatan Kapasitas Organisasi (RKPKO). Pengukuran IKO bukan sekedar persyaratan administratif, melainkan untuk mengetahui kondisi elemen organisasi, untuk kemudian merencanakan perbaikannya.

Halaqah kelembagaan ini telah menampilkan pemateri utama dari Lakpesdam NU Sumenep, yaitu: Mohammad Ekoyanto (Direktur Lakpesdam), Ferly Agus Saputra (Kepala Program, dan Ruka’iya (Office Manager), serta Nurus Syamsi (Sekretaris) sebagai Murrabi atau Host Acara. Kepesertaan halaqah cukup ramai, diikuti 18 orang (12 laki-laki, 6 perempuan) dari Forum MMS. Tetapi catatan refleksinya, dinamika forum ini perlu lebih ditingkatkan. Konsep TOR virtual meeting telah menginformasikan pihak terkait pemerintah sebagai observer, tetapi juga masih berhalangan.

Secara umum penyelenggaraan acara berjalan cukup lancar, prosesnya dimulai pukul 13.30-16.30 WIB. Pembahasan materi yang cukup panjang telah menyita banyak waktu, sehingga menimbulkan tuntutan untuk diskusi lanjutan. Sebelum penutupan acara, seluruh peserta menyepakati rencana pertemuan lanjutan secara offline, terutama untuk pembahasan materi secara mendalam dan mensimulasikan penggunaan tools IKO. Kesepakatan waktu dan tempat acara selanjutnya akan dimusyawarahkan oleh internal Lakpesdam NU Sumenep bersama Forum MMS.

Salam Semangat Berinovasi! (Icha)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. SD Negeri Cikandang 02 - Kersana


Komentar Terbanyak

  1. 13
    Komentar
  2. 9
    Komentar

    Lowongan DAILY WORKER JAKARTA

  3. 6
    Komentar

    Lowongan DAILY WORKER BEKASI

  4. 6
    Komentar