Forum Insun Madani Mensosialisasikan Hasil Survey Transparansi Dana Desa di Kabupaten Sumedang

0 1 61
Gambar untuk Forum Insun Madani Mensosialisasikan Hasil Survey Transparansi Dana Desa di Kabupaten Sumedang
Guna menindaklanjuti survey isu tematik yang telah dilakukan Forum Insun Madani Sumedang mengenai transparansi dana desa di Kabupaten Sumedang pada bulan Maret lalu, Forum Insun Madani mengadakan sosialisasi hasil survey isu tematik pada Kamis, 15 April 2021 bertempat di Pendopo Mekarsari. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari beberapa stakeholder sebagai mitra kerjasama Insun Madani Sumedang.

Transparansi dana desa menjadi isu tematik yang diambil oleh Insun Madani Sumedang karena pemakaian anggaran dana desa dianggap masih belum terbuka dan diketahui oleh masyarakat luas, khususnya warga desa terkait. Pada umumnya transparansi perencanaan dan penggunaan dana desa hanya diketahui oleh perangkat pemerintahan desa serta pihak-pihak lain yang terlibat. Untuk mengetahui lebih jelas keadaan di lapangan mengenai isu transparansi dana desa ini, maka dilaksanakan survey kepada masyarakat di beberapa desa di Kabupaten Sumedang.

"Isu yang akan kami kawal adalah tentang transparansi dana desa. Untuk assessment yang telah kami lakukan ini adalah untuk memetakan kondisi awal tentang transparansi dana desa di masyarakat. Sehingga kami bisa menentukan langkah-langkah selanjutnya,โ€ jelas Ahmad Salim, Koordinator Lapangan Madani Sumedang.

Sampel survey yang diambil adalah 15% dari jumlah desa di Kabupaten Sumedang, dengan klasifikasi jenis responden 46% masyarakat biasa, 15,9% penggiat sosial, 14,3% BPD, 11,1% aparat desa, 6,4% PNS, dan 6,3% tokoh masyarakat.

Seperti yang dikemukakan Ari, Ketua Forum Insun Madani Sumedang, โ€œMelihat pengalaman di beberapa wilayah, proses musrenbang hanya dihadiri oleh beberapa tokoh saja, tidak melibatkan warga. Terlihat dalam hasil survey bahwa musrenbang hanya bersifat seremonial. Keikutsertaan kelompok rentan dalam musrenbang seperti pada kelompok lansia, difabel, dan kelompok miskin masih sangat sedikit jumlahnya. Padahal mereka pun mememiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya.โ€ Hal ini selaras dengan tanggapan dari salah satu anggota Forum Insun Madani yang sempat juga menjadi fasilitator saat musrenbang di desanya, bahwa agar musrenbang tidak berlangsung lama, maka isu yang diangkat sudah ditentukan sebelumnya, sehingga pelaksanaan musrenbang hanya seremonial saja.

BPD sebagai wakil masyarakat juga ikut dilibatkan dalam proses penyusunan, pembahasan, hingga penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), namun warga sangat jarang yang diundang dan terlibat dalam proses penyusunan APBDes tersebut. Hanya saja, warga mendapat informasinya saat pemerintah desa mensosialisasikan kegiatan-kegiatan yang sudah ditetapkan APBDes. Masyarakat desa pun kebanyakan mendapat informasi transparansi anggaran dana desa yang sudah terpampang di spanduk atau poster yang memuat rencana kegiatan desa. Sebanyak 84% responden mengaku melihat spanduk atau poster tersebut, dan 52% responden masih merasa pemerintah desa belum memberikan informasi anggaran secara terbuka kepada masyarakat.

Kepala desa dan pemerintah desa sebagai pelaku utama dalam penyusunan RKPDes dan APBDes harus bisa mengajak masyarakatnya untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan perencanaan tersebut. Karena ada tipe masyarakat berbeda-beda, ada yang memang sudah diundang dan diikutsertakan tetapi masih takut jika bersuara sendiri, sehingga pada akhirnya masyarakat berperan pasif pada kegiatan perencanaan. Seharusnya bukan hanya masyarakat saja yang dituntut untuk bergerak tetapi kepala desa dan pemerintah desa juga bergerak untuk merangkul masyarakat.

Kemudian pengumpulan data dari berbagai pihak agar aksi pengawalan isu transparansi dana desa ini lebih merepresentasikan keadaan yang lebih nyata di lapangan. Dapat pula melakukan kolaborasi program dengan pihak-pihak terkait sehingga koordinasi dengan lembaga dapat terjalin dengan baik, serta komunikasi dengan masyarakat pun akan terbangun. (Fitri)

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Aa Bim

Tamu
kajian menarik untuk Pemdes
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar