FORBAIK melakukan Workshop Diseminasi Hasil Survey Masyarakat tentang Tematik Kesehatan Ibu dan Bayi

1 0 124
Gambar untuk FORBAIK melakukan Workshop Diseminasi Hasil Survey Masyarakat tentang Tematik Kesehatan Ibu dan Bayi
Penentuan kebijakan pemerintah saat ini diperlukan adanya keterlibatan atau partisipasi masyarakat. Salah satu bentuk keterlibatan partisipasi masyarakat dalam konteks pelayanan public merupakan bagian terpenting dalam akuntabilitas pemerintahan dapat dijadikan dasar untuk membuat suatu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.
Berkaitan dengan hal tersebut maka diperlukan suatu kegiatan sebagai upaya untuk mengukur akuntabilitas sosial. Dimana kegiatan mengukur sejauh mana persepsi masyarakat terhadap layanan public dapat dilakukan melalui survey persepsi masyarakat.
Hal ini tidak berbeda jauh dengan konteks program MADANI yang telah dilaksanakan selama 1 tahun dengan isu tematik terkait Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL). Program MADANI yang ada di Kabupaten Malang melalui Mitra Utama pelaksana (YayasanParamitra) bersama dengan perwakilan FORBAIK telah melaksanakan serangkaian kegiatan survey tentang persepsi masyarakat terkait KIBBL. Dimana survey cepat dilakukan di 3 wilayah Puskesmas (Turen, Bululawang, Kepanjen) yang menjadi wilayah penentu program MADANI tahun 1 yang dilaksanakan pada awal bulan Maret 2021.
Tahap keberlanjutan dari survey adalah pelaksanaan diseminasi yang dilaksanakan pada tanggal 22 Maret 2021 dengan agenda untuk menyampaikan hasil, sekaligus juga menindaklanjuti perumusan penajaman isu tematik yang akan menjadi rekomendasi dalam penyususnan rencana peningkatan kapasitas. Berdasarkan pemaparan hasil survey ada 3 aspek yang disampaikan yaitu
1. Aspek tata kelola penyediaan sarana dan layanan tematik KIBBL menyatakan bahwa masyarakat sudah dapat mengakses dengan mudah layanan yang disediakan oleh pemerintah, tetapi layanan pada level Posyandu yang dilakukan 1 bulan sekali.
2. Aspek kualitas program tematik Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL) yang mencakup kekuatan program dalam menjawab kebutuhan masyarakat sasaran, menyatakan puas dengan layanan yang ada meskipun hanya dibeberapa aspek yang perlu ditingkatkan khususnya layanan pada saat masa kehamilan yaitu USG.
3. Aspek KIBBL mampu menjangkau dan bermanfaat bagi masyarakat sasaran, menyatakan bahwa layanan kesehatan sudah dapat dijangkau oleh masyarakat. Dimana akses jangkauan masyarakat terhadap layanan kesehatan karena jaraknya dekat, harganya terjangkau, tidak ada pungli, kecepatan layanan, dan lain-lain.
Berkaitan dengan pemaparan tersebut tentunya memerlukan penajaman lagi untuk memperjelas rangkaian aksi tematik yang akan dilakukan. Penajaman persoalan adalah dengan melihat kembali kasus penyebab kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Malang dengan menggunakan metode analisa masalah dengan metode (5Whys) dan 5 (Hows) sampai mengerucut memilih 1 tematik yang akan menjadi rencana aksi.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Lowongan CPNS di DPR RI 2021


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 3
    Komentar

    Sehat dengan SAMILAKOR