FOKUS GROUP DISKUSI BERSAMA STAKEHOLDER TERKAIT DALAM PENGUATAN AKUNTABILITAS PELAYANAN KESEHATAN

2 1 63
Gambar untuk FOKUS GROUP DISKUSI BERSAMA STAKEHOLDER TERKAIT DALAM PENGUATAN AKUNTABILITAS PELAYANAN KESEHATAN
Senin 12 April 2021 bertempatan di Waroeng Sunda Talaga Bestari merupakan kegiatan FOKUS GROUP DISKUSI BERSAMA STAKEHOLDER TERKAIT DALAM PENGUATAN AKUNTABILITAS PELAYANAN KESEHATAN.

Selama proses kegiatan ada beberapa sesi dalam kegiatan FGD dengan pembagian waktu yang di atur oleh moderator acara. Sesi Pertama FOPKIA, Perekat Demokrasi dan Ketua Kelas Forum Sehat Gemilang memimpin jalannya diskusi dengan menjelaskan latar belakang Forum Sehat Gemilang terbentuk, lalu menjelaskan akar permasalan tentang Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) baru lahir di Kabupaten Tangerang dengan berbagai aspek yang menjadi permasalahannya.
Sesi kedua yaitu Dinas Kesehatan, Bapedda dan BPJS yang menjadi pemandu jalannya diskusi, 3 stakholder menjelaskan beberapa tupoksinya masing-masing. Diantaranya Dinas Kesehatan mengatakan bahwa peningkatan kapasitas Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA), ini menjadi langkah yang baik. Kordinasi dengan FOPKIA dan Dinas Kesehatan untuk menentukan desa mana saja yang kira-kira MKIAnya membutuhkan peningkatan kapasitas. Sebetulnya masalah sosial dan budaya sangat berpengaruh terhadap Kesehatan ibu dan anak. Sekarang MKIA ada dua perdesa. Sebaiknya selain MKIA juga menerima peningkatan kapasitas. MKIA sudah mendapatkan buku pendamping ibu hamil.
Bapedda mengatakan bahwa secara program dan proses perencanaan. Pemerintah menetapkan kebijakan pembangunan 5 tahun dalam RPJMD. Sudah ada indikator dan target dan program unggulan apaa saja yang ingin dicapai. Lalu dijabarkan dalam renstra tahunan OPD. Setiap tahun pemerintah menetapka kebijakan pembangunan dan arah pembangunan pada tahun tsbt. Sekarang masih focus kepada penanganan COVID. Lalu tahun 2022 fokus ke penanganan paska pandemic covid. Peningkatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan SDM. Salah satu prioritas peningkatan SDM adalah program Tangerang SEHAT. Salah satu indikatornya adalah Kesehatan Ibu dan Anak. (dokumen pembangunan pemerintah Kabupaten Tangerang). Proses perencanaannya tetap memastikan supaya arah pembangunannya sesuai dengan yang dua tadi (top down) lalu bottom up nya mengumpulkan informasi/saran/usulan kegiatan dari level masyarakat/OMS. Ada aplikasinya, bisa dimasukkan usulan secara online disitu, lalu nanti bappeda akan menyampaikan usulan2 ini ke Dinas Kesehatan untuk melihat mana-mana saja yang bisa dilaksanakan dan sesuai dengan tupoksi dan dua tujuan pembangunan daerah tadi.
BPJS mengatakan bahwa FOPKIA paling banyak berkordinasi dengan masyarakat, mungkin bisa diedukasi terkait pembayaran premi BPJS. Karena peserta mandiri paling banyak menunggak, maka hal ini perlu diingatkan kembali pada masyarakat bahwa budaya seperti bukan budaya yang baik, karena konsep BPJS merupakan gotong royong.

Dengan adanya Forum Group Diskusi bisa menjadi langkah yang sangat baik dalam bergandengan tangan terkait Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir (KIBBL) di Kabupaten Tangerang. Dukungan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bapedda, BPJS, Kesbangpol dan stakholder terkait menjadi kekuatan baru dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar