Donasi Usaha Tani Pekarangan Menjadi Solusi Ekonomi

Gambar untuk Donasi Usaha Tani Pekarangan Menjadi Solusi Ekonomi
๐ƒ๐จ๐ง๐š๐ฌ๐ข ๐”๐ฌ๐š๐ก๐š ๐“๐š๐ง๐ข ๐๐ž๐ค๐š๐ซ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐Œ๐ž๐ง๐ฃ๐š๐๐ข ๐’๐จ๐ฅ๐ฎ๐ฌ๐ข ๐„๐ค๐จ๐ง๐จ๐ฆ๐ข

Pandemi Covid-19 benar-benar membuat banyak orang mengalami persoalan ekonomi. Terutama pada masyarakat lapisan bawah, pekerja harian di sektor pertanian, problem menyusutnya pendapatan tersebut sangat terasa.

Yayasan Odesa Indonesia memiliki solusi jitu dalam mengatasi masalah ini, yaitu dengan program tani pekarangan. Dimulai tahun 2017 dengan program bibit kelor. Berjalan baik. Di susul kemudian, sejak 2020 bersamaan dengan Pandemi Covid-19 Odesa Indonesia sekarang menggerakkan ibu rumah tangga menanam sayuran.

Sampai akhir Januari 2021 sudah lebih 200 orang yang terlibat dalam kegiatan ini. Dampaknya konkret. Konsumsi mereka hemat 8.000 hingga 10.000 setiap hari (Rp 240.000-300.000 setiap bulan). Ini jelas memperbaiki keadaan karena keluarga miskin rata-rata pendapatannya di bawah Rp 1juta setiap bulan. Selain berhemat juga berdampak meningkatkan ekonomi karena mereka sudah memulai menjual sayuran ke warung-warung terdekat.

Program tani pekarangan bermodal belanja polybag dan benih. Kita juga memiliki pendamping pertanian. Jadilah aksi ini nyata dan memperbaiki kehidupan mereka.

Yayasan Odesa Indonesia mengajak Anda berdonasi lebih rutin lagi karena ada ribuan keluarga miskin yang perlu bantuan modal. Agar mereka berdaya. Saluran donasi bisa melalui Donasi Tani Pekarangan.

https://kitabisa.com/campaign/modalpetani

Atau No.Rek Bank Mandiri 1310003301555. A.n Yayasan Odesa Indonesia.

Konfirmasi : Syauqy 081546804675

Sumber :
https://odesa.id/donasi-usaha-tani-pekarangan-menjadi-solusi-ekonomi

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Daftar CASN Pake Calo

  2. Workshop Disabilitas Jember


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar
  2. 5
    Komentar

    Workshop Disabilitas Jember

  3. 3
    Komentar
  4. 3
    Komentar