Dari Keberagaman Menuju Berdaya Bersama

8 0 235
Gambar untuk Dari Keberagaman Menuju Berdaya Bersama
“Meskipun kita masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, saya rasa tidak mengurangi semangat dalam menjalankan agenda kerja. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih banyak kepada undangan yang telah hadir,” ucap Rosniaty Azis, Direktur Eksekutif YASMIB Sulawesi membuka kegiatan.

Kegiatan fasilitasi yang digelar pada Jumat (4/6) masih merupakan rangkaian program USAID-Madani di Pangkep. Kali ini berupa strategi mempertemukan tiga pilar demokrasi yakni pemerintah, komunitas bisnis, dan OMS dalam satu forum.

Modal sosial bisa diwujudkan melalui beragam bentuk, salah satunya berupa jalinan kerjasama melalui lembaga. Hal inilah yang coba dibangun melalui fasilitasi pemetaan sumber daya lokal yang mempertemukan 16 lembaga yang terdiri komunitas bisnis, pemerintah daerah, dan OMS. Ketiga unsur ini dapat dibaca sebagai keberagaman sumber daya dan dapat berdaya besama melalui kerja kolaboratif.

“Berdasarkan hal tersebut YASMIB Sulawesi yang didukung penuh USAID-Madani bersama dengan Lembaga Demokrasi Celebes (Lekrac) melaksanakan kegiatan ini,” terang M Hidayat, Koordinator Program Madani Pangkep. Meski dalam fasilitasi ini ke 16 lembaga sebagaimana rilis dari YASMIB tidak semuanya sempat hadir, tetapi sudah merupakan langkah awal menuju kerja koloboratif. “Fasilitasi ini sekaligus pengembangan rencana aksi dalam pelibatan sumberdaya lokal di Pangkep,” lanjut Hidayat.

Forum berlangsung selama kurang lebih dua jam ini dihadiri perwakilan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), LAZ Muhammadiyah, Baznas, Kesbangpol, Bappeda, dan CSR PT Semen Tonasa.

“Secara umum kegiatan kita pada hari ini setidaknya ada tiga poin yang ingin dicapai, yakni pemetaan sumber daya lokal, perumusan rencana aksi, dan rencana tidak lanjut,” ujar Rosniaty Azis.

Aswar dari BRI Pangkep menuturkan jika program yang dijalankan perbankan tentu tak lepas dari edukasi ke masyarakat tentang perlunya menjalin kerjasama melalui skema yang telah diatur dalam sisitem perbankan. Hal senada diungkapkan Muh Mifta dari BSI. Namun, keduanya akan melanjutkan informasi dari kegiatan ini lebih lanjut ke manajemen terkait peluang dalam pengelolaan CSR dari masing-masing bank.

Menanggapi itu, Rosniaty Azis mengutarakan jika bentuk kerja kolaboratif tidak melulu menyangkut pengelolaan program jangka panjang. “Kegiatan jangka pendek seperti kampanye hidup sehat atau kegiatan lain juga bisa dilakukan,” imbuhnya.

Usman Amin dari Basnaz dan Kasri K mewakili Lazis Muhammadiyah banyak menyinggung kegiatan pengelolaan zakat di Pangkep yang memiliki potensi besar dalam program pemberdayaan. Sedangkan Abd Kadir, Manajer CSR PT Semen Tonasa juga bercerita banyak dengan memaparkan program CSR yang sejauh ini telah banyak melibatkan forum warga maupun kelompok masyarakat dalam mengakses peluang kerjasama melalui pengelolaan dana CSR.

Senior FC Madani Sulsel, Nawir Sikki memandang jalinan kerja kolaboratif tiga pilar ini perlu dibangun secara legal melalui MoU supaya menjadi legitimasi bersama dalam mendorong satu perubahan di Pangkep. “Satu peluang bisa langsung dijajaki dengan program Kesbangpol menyangkut isu gender seperti yang dikatakan Pak Suhendar,” ucapnya.

Pada kesempatan sebelumnya Suhendar M Said dari Kesbangpol Pangkep memang menyinggung tentang peluang program yang bisa dilaksanakan dengan pelibatan OMS. Selain pendidikan isu gender juga peluang fasilitasi Indeks Kinerja Organisai (IKO) untuk OMS di Pangkep sangat dimungkinkan terjalin kerjasama.

Kabid Sosbud Bappaeda Pangkep, Karya Djusaib mencoba menarik kesimpulan dari uarian yang telah dijabarkan, ia menangkap satu peluang kalau pada dasarnya komunitas bisnis di Pangkep memiliki program tersendiri dan bisa dilakukan kolaboratif. “Apa yang diutarakan dari Manajer CSR PT Semen Tonasa, pihak perbankan, dan pengelola zakat memang perlu satu pendekatan kontroling dari OMS. Hal yang perlu ditindaklanjuti sisa membicarakan lebih lanjut pada bentuk kersama yang ingin dijajaki," paparnya.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. ECO.J, Juara 1 Anugerah Inovasi & Penelitian 2021


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 6
    Komentar

    ECO.J, Juara 1 Anugerah Inovasi & Penelitian 2021

  3. 4
    Komentar
  4. 2
    Komentar