Collaborative Governance dalam Mengakselerasi Program KIBBL

2 1 286
Gambar untuk Collaborative Governance dalam Mengakselerasi Program KIBBL
Setelah tertunda selama sepekan lebih, akhirnya Lokakarya (workshop) Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif, digelar pada Kamis, 4 Maret di ruang pertemuan Wakil Bupati Pangkep yang semula dijadwalkan pada 24 Februari. Nawir Sikki, Senior Field Coordinator Program USAID-MADANI Sulawesi Selatan, menerangkan kalau penundaan jadwal itu untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dapat hadir saat digelar workshop.

Workshop ini sendiri merupakan bagian kedua setelah sebelumnya digelar pertemuan beberapa kali dengan melibatkan lintas sektor bersama OMS (Organisasi Masyarakat Sipil) dan Ormas (Organisasi Masyarakat) lokal yang tergabung dalam Simpul Belajar MABACA, sekaligus memberikan input terhadap draft RPJMD Kabupaten Pangkep, dan mendialogkan bagaimana membangun ruang partisipasi CSO/Ormas dalam proses musyawarah perencanaan di Kabupaten Pangkep.

Program Madani, sekali lagi, merupakan program lima tahun yang didukung oleh USAID dan dilaksanakan oleh FHI360 yang bertujuan untuk memperkuat akuntabilitas pemerintah dan keberagaman sosial di Indonesia melalui peningkatan kapasitas, legitimasi dan keberlangsungan. Khusus di Pangkep difokuskan pada isu Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL).

Nawir Sikki mengungkapkan jika tata kelola pemerintahan yang kolaboratif itu mempertemukan stakeholder pemerintah, swasta dan masyarakat dalam forum untuk membuat keputusan yang berorientasi pada konsensus bersama. Membangun kepercayaan bersama,secara spesifik ialah mendorong penguatan kemitraan dan kerja sama antara pemerintah dan OMS/Ormas lokal dalam rangka collaborative governance untuk menjawab tantangan dan permasalahan pembangunan daerah, khususnya tentang KIBBL, sekaligus bagaimana mengoptimalkan partisipasi masyarakat sipil, dan lahirnya culture bersinergis dalam prmbangunan di daerah.

Kehadiran Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, yang menjadi pembicara kunci (keynotespeaker) sekaligus membuka workshop. Ia mengimbau agar OMS/Ormas dapat membangun kolaborasi dengan Pemda Pangkep dalam mewujudkan visi-misi ‘Pangkep Hebat’ yang di dalamnya termaktub sepuluh program unggulan. Merujuk dari program ungggulan tersebut, isu kesehatan menempati nomor urut kelima. Jika membedah isu kesehatan lebih dalam, maka tertuang pula topik tematik terkait KIBBL.

Rosniaty Azis, Direktur Eksekutif Yasmib Sulawesi, menerangkan kalau ruang partisipasi dalam siklus pembangunan bisa dibagi ke dalam tiga model. Pertama, bisa dimulai dalam pengawalan Musrenbang dari tingkat Kelurahan/Desa hingga Kabupaten. Kedua, penyebaran informasi, kapasitas, dan jangakuan layanan. Ketiga, pemantauan kolaboratif dalam bentuk audit sosial. Dari ketiga model inilah pintu masuk bagi OMS dapat membangun kerja kolaboratif dengan Pemda.

Dr. Ilham Muhammad M.Si, Dosen Universitas Muslim Indonesia, yang bahan materinya dibagikan kepada peserta, menekankan pentingnya perencanaan KIBBL harus bersandar pada data yang akurat. “Seperti dua sisi dari satu kesatuan. Tanpa data berintegritas tinggi tak mungkin ada keterpaduan pengelolaan pembangunan. Sebaliknya tanpa pengelolaan pembangunan yang terpadu, mustahil ada data pembangunan yang punya integritas tinggi,” tukasnya.

Di sesi akhir workshop, melalui fasilitasi proses diskusi oleh Rosniaty Azis bersama seluruh peserta berhasil merumuskan rencana kerja Kelompok Kerja (POKJA) Collaborative Governance Pangkep, dengan fokus pada tiga bidang POKJA, yakni akselerasi program KIBBL, akselerasi penguatan dan partisipasi CSO/Ormas, dan akselerasi implementasi Perpres 12 tahun 2021, pemanfaatan sumber daya local dan potensi lainnya. Seluruh rencana kerja telah disepakati organisasi koordinator dan mitra utamanya.

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. SD Negeri Cikandang 02 - Kersana

  2. Lowongan DAILY WORKER JAKARTA


Komentar Terbanyak

  1. 14
    Komentar
  2. 9
    Komentar

    Lowongan DAILY WORKER JAKARTA

  3. 7
    Komentar
  4. 6
    Komentar

    Lowongan DAILY WORKER BEKASI