BBM oh BBM

1 0 180
Gambar untuk BBM oh BBM
Tak ada angin dan tak ada hujan, tiba-tiba saja sudah hampir tiga minggu ini bahan bakar minyak jenis Pertalite, Premium dan Solar menghilang dari wilayah Deli Serdang. Dan tak ada yang tau mengapa bahan bakar tersebut raib, padahal selama ini tidak pernah terjadi kelangkaan BBM. Kalaupun stok BBM kosong di SPBU hal tersebut disebabkan karena bahan bakar yang dipesan sedang dalam perjalanan dan beberapa jam kemudian BBM sudah tersedia di SPBU.

Berbeda dari biasanya, saat ini banyak SPBU menghentikan aktifitasnya karena ketiadaan BBM. Semua masyarakat menjadi bertanya-tanya mengapa bisa terjadi kelangkaan BBM di wilaya mereka. Saya pernah bertanya ke petugas pengisisn bahan bakar mengapa BBM bisa langka, mereka menjawab saat ini susah mendapatkan BBM.

Situasi ini membuat masyarakat menjadi panik karena hawatir tidak bisa mendapatkan BBM untuk memenuhi bahan bakar kedaraan mereka. Untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat terpaksa membeli BBM dari pengecer di pinggir jalan. dan saat ini banyak juga penjual BBM pinggir jalan yang terpaksa menutup usahanya karena mereka pun mengalami hal yang sama, sulit mendapatkan BBM dari SPBU tempat mereka biasa membeli BBM.

Saat ini masih ada beberapa SPBU yang beroprasi tetapi SPBU tersebut menjual BBM jenis Pertamax dan Dextalite yang harganya jauh lebih mahal dibanding dengan Pertalite. Harga BBM Pertamax saat ini Rp 9.200 perliter, sedangkan Dexlite Rp 9.700 perliter, jauh berbeda dengan harga pertalite yang hanya Rp 7.850 perliterya. Untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite atau Dexlite dibutuhkan perjuangan yang tidak mudah karena harus mengantri dengan antrian yang sangat panjang. Seperti yang terlihat di SPBU Nomor 14.203.1156 yang terletak di Simpang Pantai Labu Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Antrian sangat panjang terlihat mengular.

Jika SPBU simpang Pantai Labu masih menjual BBM jenis Pertamax dan Pertalite, beda dengan SPBU Beringin nomor 14.205.1135 yang hanya menjual bbm jenis Pertalite, Pertamax dan Solar, stok ketiga BBM tersebut kosong. Dua hari yang lalu stok BBM jenis Pertalite sudah tersedia, sedangkan stok BBM jenis Pertamax dan solar masih kosong, namun persediaan Pertalite hanya bertahan 3 hari saja, selebihnya kosong lagi. saat ini SPBU tersebut kembali mengalami kekosongan BBM.

Semoga saja kelangkaan BBM yang terjadi segera bisa diatasi oleh pemerintah. Karena kelangaan BBM ini membuat kehidupan masyarakan semakin sulit. Dengan menghilangnya BBM di SPBU maka mau tidak mau masyarakat harus membeli BBM eceran dipinggir jalan yang jika diperhatikan dengan seksama, volume bbm di dalam botol semakin sedikit jika dibandingkan ketika BBM belum langka. Hal ini dapat dimaklumi karena para pedagang membutuhkan upaya lebih keras untuk mendapatkan BBM, sementara harga tidak mungkin dinaikkan sehingga mereka mengurangi jumlah minyak yang dijual.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. MALEAN SAMPI

  2. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar

    RTAR VII PMII Fak.Tarbiyah Lahirkan Nakhoda Baru