Bantu Pemerintah Tangani Covid, STAI Al-Azhar Menganti Melakukan "Praktikum Mahasiswa Tanggap Covid"

5 1 368
Gambar untuk Bantu Pemerintah Tangani Covid, STAI Al-Azhar Menganti Melakukan "Praktikum Mahasiswa Tanggap Covid"
Pandemi Covid-19 di kabupaten Gresik, menunjukkan angka penurunan. Sebagaimana pemaparan Bupati Kabupanten Gresik yang menyatakan "Alhamdulillah turun 50%" salah satu indikator penurunan kasus covid-19 yang digunakan Bupati Gresik Gus Yani, adalah pengaduan masyarakat di empat posko darurat. "Seperti contoh pada posko kebomas yang awalnya pengaduan sekitar 180, sekarang turun di angka 80an. (gresik.media/28/07/2021)

Kabar yang cukup mengembirakan. Namun, masyarakat harus tetap waspada dengan terus menjalankan protokol kesehatan berupa 5M. Sebagaimana data dari satgas Covid-19 posisi Kabupaten Gresik masih masuk zona merah. Sehingga, harus menerapkan PPKM Darurat level 4 sampai 2 Agustus 2021. Sejalan dengan adanya aturan tersebut, dunia pendidikan harus mencari solusi terbaik untuk terus menjalankan program pendidikan sesuai kurikulum. Salah satunya adalah perguruan tinggi yang harus tetap menjalankan program wajibnya yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Menganti Gresik, yang sedari awal memprogramkan KKN berbasis pengelolaan sampah, harus dibatalkan sebagai salah satu bukti kampus mendukung adanya program pemerintah dalam usaha menurunkan korban Covid-19. Namun, adanya pembatalan KKN tidak lantas menggugurkan kewajiban perguruan tinggi untuk praktik di tengah masyarakat. Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua STAI Al-Azhar Menganti, Dr. Sutono melalui media zoom "bahwa KKN memang dibatalkan. Namun, kampus mempunyai kebijakan untuk berupaya membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Berupa pencegahan, maka program KKN tahun ini dirubah menjadi ''Praktikum Tanggap Darurat Covid-19". Perlu diingat, seluruh mahasiswa tidak perlu keluar dari desanya. Karena salah satu yang akan kita sampaikan ke masyarakat adalah Penguatan 5M dan Terapi Ala Pon-Pes Darul Ihsan Menganti, mulai dari pentingnya berjemur, Terapi BWU, Terapi cuci hidung menggunakan air dan garam krosok", Jelasnya (29/07/2021).

Pandemi Covid-19 masih belum berlalu. Maka, Edukasi tentang cara mengurangi korban pandemi covid-19 di tengah masyarakat sangat dibutuhkan, seperti alasan kenapa harus mematuhi 5M dan terapi prokes Ala Pon-Pes Darul Ihsan Menganti, kepada masyarakat disekitar saudara", Imbuh Imam Bahrozi selaku ketua senat kampus STAI Al-Azhar Menganti Gresik. Sebagai penguatan ketua III, Heri Prianto, MA menegaskan "Mahasiswa harus terus berkolaborasi dengan satgas Covid-19 Desa masing-masing, untuk bersama mengurangi korban virus Covid-19. Selain itu, kita punya misi memberikan edukasi pentingnya Terapi Prokes Ala Pon-Pes Darul Ihsan Menganti. Ingat, kita tidak menjual produk. Tapi, kita memberikan edukasi dan menyapa kepada masyarakat pentingnya menanggulangi pandemi Covid-19. Secara detail mahasiswa dapat dibaca buku pedoman "Praktikum Tanggap Covid-19". Tutupnya pada sosialisasi praktikum via zoom. (29/07/2021)

Harapan yang sangat besar dari kampus STAI Al-Azhar Menganti, adalah bagaimana mahasiswa dari seluruh program studi, Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Ekonomi Syariah dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dapat menjalankan praktikum secara maksimal dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seluruh elemen harus terus saling membantu, serta menghindari banyaknya penyebaran Hoax di berbagai media,"Imbuh Wakil Ketua Parktikum Bahrudin, M.Pd."

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. VAKSINASI INDONESIA BANGKIT


Komentar Terbanyak

  1. 10
    Komentar
  2. 4
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar