Bahas Isu Kesehatan Perempuan, Ibu dan Anak di Masa Pandemi, PDNA Bulukumba adakan Talkshow

3 0 181
Gambar untuk Bahas Isu Kesehatan Perempuan, Ibu dan Anak di Masa Pandemi, PDNA Bulukumba adakan Talkshow
Bulukumba. Dimasa Pandemi Covid 19 banyak hal terjadi dalam kelompok rentan seperti perempuan, Ibu dan anak. Oleh kerena itu, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Bulukumba melakukan Talkshow dengan tema "Perlindungan Perempuan dan Anak di Masa Pandemi", dimana kegiatan ini dilakukan secara luring bertempat aula kampus 1 Universitas Muhammadiyah Bulukumba dan secara daring melalui Platfrom Zoom Meeting, serta di liput langsung oleh TvMuh.Kamis (10/09/2020).

Satnawati Ketua Umum Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Bulukumba mengatakan Talkshow ini dihadiri secara daring Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah Bulukumba dan Ketua Umum Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Selatan yang juga menjadi Narasumber, serta dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (DP3A) Bulukumba, Dinas Kesehatan Bulukumba, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bulukumba.

Dalam rangkaian acara Talkshow ini juga di lakukan Penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) bersama Dinas Kesehatan dan BAZNAS Bulukumba dalam upaya komitmen bersama untuk berkolaborasi mencegah stunting di Bulukumba, dan MoU PDNA Bulukumba dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (DP3A) sebagai komitmen bersama untuk selalu bersinergi upaya perlindungan Perempuan dan Anak serta advokasi kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak yang marak terjadi di masa Pandemi covid-19.

Sekedar diketahui, kegiatan ini di hadiri oleh Pemda Bulukumba yakni Kadis DP3A, Dra. Hj. Umrah Aswani sekaligus mewakili dan membacakan Sambutan Bupati Bulukumba yang sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan Nasyiatul Aisyiyah ditengah fokusnya kegiatan dan anggaran pemerintah dalam penanganan covid-19.

Disisi lain, melalui platform zoom, Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Diyah Puspitarini yang pada kesempatan ini menyampaikan pesan kunci bahwa Penanganan Stunting dan advokasi Perempuan dan Anak tidak boleh hilang di tengah Penanganan Covid-19 ini.
Tentu kegiatan ini sangat penting untuk terus digaungkan terutama dalam kondisi Pandemi ini terjadi banyak permasalahan kompleks yang mana Nasyiatul Aisyiyah harus ambil bagian.

Dinas kesehatan kabupaten Bulukumba yang diwakili oleh Kasie KIA, Hj. Megawati menyampaikan bahwa angka stunting di Bulukumba mengalami peningkatan dimana pada tahun 2019 ada 943 kasus angka stunting lalu naik signifikan menjadi 2397 kasus di tahun 2020. Ini menjadi PR bersama untuk ditangani karena masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas anak kita hari ini.

Diakhir kegiatan, Ketua BAZNAS Bulukumba, Muhammad Yusuf Sandy menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan ini kerena Masalah yang dihadapi masyarakat dan keummatan dapat Lebih mudah ditangani jika dilakukan secara bersama.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar