Asupan Gizi dan Pola Asuh Faktor Utama Stunting

4 0 312
Gambar untuk Asupan Gizi dan Pola Asuh Faktor Utama Stunting
Kamis, 26 Desember 2019 Dwi Budiatun sekaku sekretaris Desa Kebonharjo menghadiri acara "Sosialisasi Program Percepatan Penurunan Stunting Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo" yang merupakan kegiatan pengabdian masyarakat kerjasama antara Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM, dengan Kementerian Kesehatan RI. Kegiatan ini dilakukan di Meeting Room Hotel Tara Yogyakarta. Hadir pula, Fitri Hartanti selaku Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Kebonharjo. 
Acara dibuka oleh Toto Sudargo, perwakilan dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM. Beliau menyampaikan bahwa melalui sosialisasi ini, akan ada diskusi antar peserta untuk menurunkan angka stunting. Pemateri yang diundang ada 4 narasumber yaitu Asda Kabupaten Kulon Progo, Perwakilan  Kepala Desa, Kepala Dinas PMD Dalduk dan KB Kabupaten Kulon Progo, dan Toto Sudargo dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM
Bambang Tri selaku Asisten Daerah Pemda Kulon Progo menyampaikan materi tentang "Dukungan Pemda dalam Penurunan Angka Stunting di Kulon Progo".  Dalam penanganan stunting, Pemda Kulon Progo telah melakukan berapa hal meliputi penyusunan regulasi tentang penanganan stunting terintegrasi, menyusun RAD penanggulangan stunting terintegrasi, koordinasi, sosialisasi, advokasi penanggulangan program gizi dan stunting, pelacakan dan validasi data balita stunting, dan penyusunan menu bantuan operasional kesehatan untuk kegiatan 1000 HPK. Data faktor penyebab stunting Kulon Progo tahun 2019 menunjukkan faktor utama penyebab stunting adalah asupan gizi yang kurang dan kesalahan pola asuh yang memberikan dampak sebesar 70,10 % . Beliau juga menegaskan bahwa stunting tidak bisa diobati tetapi dapat dicegah.
Damar selaku Kepala Desa Gerbosari Kecamatan Samigaluh menyampaikan tentang SK Pokja Pencegahan Stunting. Beliau memaparkan anggaran desa yang digunakan untuk penanganan stunting. "Kegiatan Infrastruktur juga dapat digunakan untuk menangani stunting karena dapat menaikkan pendapatan warga sehingga mengurangi kemiskinan yang mana kemiskinan merupakan salah satu faktor penyebab stunting", jelasnya. Adapun susunan personalia Pokja Stunting Desa Gerbosari menempatkan kasi Kemasyaratan sebagai ketua kegiatan.
Kepala Dinas PMD Dalduk dan KB, Sudarmanto menyampaikan materi tentang "Dukungan Dana Desa dalam Kebijakan Konvergensi Penanganan Stunting". "Di Kabupaten Kulon Progo kami telah memfasilitasi pemerintah desa melalui Program Inovasi Desa dalam hal perencanaan pencegahan stunting berupa pembentukan Kader Pembangunan Manusia (KPM),  Rumah Desa Sehat (RDS), dan rembug stunting pada bulan April sebelum MUSDES Perencanaan Tahun 2020", jelasnya.  "Tahun 2019, kami telah mewajibkan desa untuk melampirkan Scorecard Konvergensi Stunting pada Laporan Dana Desa, walaupun oleh Pemerintah Pusat hal tersebut baru diminta di tahun 2020", tambahnya.

Sumber berita di unduh dari: http://kebonharjo-kulonprogo.desa.id/index.php/first/artikel/297

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!