Ancaman krisis akibat Pandemi, Stok Pangan Sulteng Dipastikan Aman

1 0 284
Gambar untuk Ancaman krisis akibat Pandemi, Stok Pangan Sulteng Dipastikan Aman
Palu - Sulawesi Tengah (Sulteng) dipastikan menjaga ketersediaan stok pangan ditengah ancaman krisis pangan akibat pandemi Covid-19. Puncak panen padi di wilayah Sulteng diperkirakan terjadi pada bulan Juni nanti.

Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulteng Ir. Trie Iriany Lamakampali, MM, memastikan tidak akan ada penurunan produksi padi di Sulteng selama pandemi Covid-19.

“Kita masih surplus lebih kurang 90 ribu ton beras dengan asumsi konsumsi beras 118 kg per kapita,” jelas Kadis TPH Prov. Sulteng, Rabu (15/04).

Meski demikian, ia menyampaikan bahwa ada beberapa wilayah di Sulteng yang hasil panennya tak maksimal pada panen padi nanti seperti Banggai Laut, Banggai Kepulauan dan Tojo Unauna, dikarenakan lahan yang mengalami kekeringan.

"Kondisi itu lebih lanjutnya bisa disiasati petani dengan menanam komoditi pangan yang cocok dengan lahan kering seperti jagung atau dengan menerapkan sistem pertanian ladang," ungkapnya.

Mengenai kebijakan kementerian pertanian dan pemerintah provinsi selama pandemi Covid-19, Trie Iriany menilai sudah sinkron.

"Seperti memastikan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi dan bantuan-bantuan pertanian ke petani tetap lancar dan tidak terganggu meski berlaku kebijakan pembatasan akses keluar masuk antar wilayah," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, birokrat perempuan ini juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan tani yang ikut berjuang menjaga ketahanan pangan.

"Karena urusan ini sangat erat kaitannya dengan proses pembentukkan imunitas tubuh supaya kebal melawan penyakit. Jika stok pangan terganggu, tentu ini bisa merepotkan dan membuat masalah baru,” lanjut Kadis jika kondisi ketahanan pangan tidak tercapai.

Olehnya, Ia berharap insan tani agar saat ini dapat bekerja di sawah atau ladang, tetapi tetap menaati segala ketentuan protokol kesehatan agar tak terjangkit Covid-19.

“Karena pekerjaan menyiapkan pangan ini merupakan tugas yang mulia, sama seperti dengan para tenaga medis yang saat ada di garda terdepan,” turup Kadis TPH Trie Iriany Lamakampali.

Editor : Indra Setiawan

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar