AKTOR (aktivis plus kontraktor) dalam perhelatan politik oleh Heandly Mangkali

3 0 468
Gambar untuk AKTOR (aktivis plus kontraktor) dalam perhelatan politik oleh Heandly Mangkali
Penulis : Ketua Komunitas penulis kreatif Sulawesi tengah
Jurnalis media online portal Sulawesi

Dalam sebuah pemerintahan, terlebih pemerintah daerah yang baru dibentuk. Yang memiliki sejumlah persoalan diberbagai sektor, terutama sektor infrastruktur yang harus dibenahi, membutuhkan kontrol semua pihak terutama mereka yang mendedikasikan dirinya sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Daerah atau kabupaten yang baru, kecendrungan memiliki penyerapan anggaran kegiatan infrastruktur yang lebih besar. Sehingga kegiatan sub project melalui proses pengadaan barang dan jasa menyerap anggaran yang juga sangat besar dalam satu jenis kegiatan.

Para aktivis di daerah yang selalu ikut mengawal pemerintah, terkadang dipengaruhi oleh oknum oknum tertentu, sehingga sering keluar jalur dan mengikuti kepentingan orang dan kelompoknya saja. Apalagi dalam momentum pemilihan kepala daerah dan berbagai aktivitas politik. Dimana sangat riskan terjadi jegal menjegal, dan politik kebenciaan. Maka kecendrungan aktivis ikut memainkan lakon politiknya sangatlah besar.

Bahkan berbagai deal atau perjanjian, yang mengarah kepada keuntungan pribadi dan kelompok, menjadi motivasi aktivis bermain politik. Memainkan kepentingan, menuntaskan hasrat pribadi dan kelompok demi proyek, selalu mewarnai histori pergolakan politik di daerah.

Aktivis plus kontraktor, adalah aktivis yang menjadi kontraktor dadakan, dan dipastikan bekerja tidak maksimal,bahkan menabrak aturan. Ketika keinginannya meminta proyek tidak dipenuhi, maka berbagai kritikan dan cela dimanfaatkan untuk membuat opini, dan memunculkan ketidakpercayaan masyarakat dengan isu.

Akan susah menghilangkan munculnya aktivis yang demikian, selama kegiatan politik juga memiliki kecendrungan yang tidak sehat. Dua duanya akan saling membutuhkan, dan bayar membayar, memberikan janji proyek adalah hal yang lumrah dan sering terjadi. Bahkan pemerintah yang tidak mau dikritik kecendrungan mengambil langkah merangkul aktivis yang demikian, dengan memberikan proyek pekerjaan pada mereka.

Saat ini, ada sejumlah kabupaten, kota dan propinsi, yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah, pemilihan walikota, semoga semua pihak, dapat menjaga lahirnya pemimpin yang bersih dan diharapkan masyarakat, dengan menjauhi politik yang saling menjatuhkan dan jegal menjegal dengan melibatkan para aktivis.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar