11 Dokter Spesialis dan 19 Perawat RSUD Praya Positif Korona, Layanan Umum Ditutup Sementara

1 0 425
Gambar untuk 11 Dokter Spesialis dan 19 Perawat RSUD Praya Positif Korona, Layanan Umum Ditutup Sementara
Jumlah tenaga kesehatan yang positif terinfeksi korona terus bertambah di NTB. Bahkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah, sebanyak 11 dokter spesialis dan 19 perawat dipastikan positif terinfeksi virus Korona.

Hari ini, seluruh layanan poliklinik di RSUD Praya pun ditutup. Seluruh ruang poliklinik dikosongkan untuk kepentingan sterilisasi. Manajemen rumah sakit menyebut penutupan hanya akan berlangsung selama satu hari. Namun, bagaimana kelanjutan pelayanan polikilinik setelah sterilisasi belum dipastikan akan seperti apa.

Staf Ahli Bupati Lombok Tengah Murdi kepada Lombok Post, kemarin (1/6) mengungkapkan, dengan 11 dokter spesialis yang positif terinfeksi virus Korona, RSUD Loteng kini hanya memiliki enam dokter spesialis yang bisa berdinas. Dia belum bisa merinci dokter spesialis apa saja yang bisa berdinas tersebut. Termasuk bagaimana mengatur pelayanan selanjutnya. Saat ini, selain menjadi tempat perawatan intensif pasien positif Korona, RSUD Praya juga adalah rumah sakit rujukan untuk seluruh puskesmas di Lombok Tengah.

Murdi juga belum bisa merinci secara pasti, bagaimana kelanjutan pasien positif terinfeksi Korona akibat 11 dokter spesialis yang berdinas di RSUD Praya tersebut juga terinfeksi. Mengingat, para dokter tersebut akan tidak bisa berdinas dalam waktu yang lama. Sementara pasien positif terinfeksi Korona yang kini diisolasi di RSUD Praya dan tiga tempat karantina lainnya di Loteng juga memerlukan penanganan dokter spesialis. Apalagi untuk pasien positif yang tidak berpenyakit tunggal.

Kemarin, Murdi sendiri telah melihat langsung kondisi pelayanan di RSUD Praya dan beberapa puskesmas. Dan di tengah kondisi tersebut, Pemkab Loteng memutar otak. Murdi menjelaskan, Pemkab akan memaksimalkan posisi seluruh puskesmas di Loteng untuk menjadi garda terdepan penanganan pasien positif terinfeksi Korona. Total di 12 kecamatan di Loteng, terdapat 28 puskesmas.

“Tenaga kesehatan yang ada, kita kuatkan dan maksimalkan,” kata Murdi. Dia menyebut masih ada 25 dokter umum, 400 perawat dan 160 bidan di Lombok. Selain juga tenaga medis yang kini ditempatkan di empat titik lokasi karantina. Dia menyebutkan, seluruh tenaga medis di puskesmas tersebut sudah dilengkapi alat pelindung diri (APD), obat-obatan, dan alat kesehatan.

Murdi memastikan, apa yang terjadi di Loteng harus menjadi pelajaran. Termasuk juga bagi warga. Bahwa siapa pun bisa terjangkit dan tertular Virus Korona. Sehingga diperlukan kesadaran dan kedisiplinan mematuhi serta menjalankan protokol kesehatan.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Loteng H Omdah mengungkapkan, tenaga medis yang bekerja di puskesmas masih sangat bisa diandalkan. Kecuali, satu orang perawat di Puskesmas Mangkung, Kecamatan Praya Barat. Dari hasil rapid test, perawat tersebut diketahui reaktif. Saat ini, masih menunggu hasil swab test.

“Saat ini sedang menjalani isolasi di Balai Karya Praya,” kata Omdah. Sementara untuk tenaga medis lainnya di 28 puskesmas, pihaknya merencanakan rapid test secara bertahap.

Secara keseluruhan sebanyak 42 orang warga Lombok Tengah kini telah dipastikan positif terinfeksi Korona dan sedang menjalani perawatan medis dengan diisolasi. Sementara yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) 10 orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) 16 orang. Kemudian berstatus orang tanpa gejala (OTG) 236 orang dan pelaku perjalanan tanpa gejala (PPTG) 99 orang.

Penambahan ini membuat angka penularan korona pada tenaga medis di NTB terus bertambah. Sebelumnya 27 Mei lalu Dinas Kesehatan NTB melansir 67 tenaga medis di seluruh unit layanan kesehatan di NTB positif korona.

sumber : https://lombokpost.jawapos.com/praya/02/06/2020/11-dokter-spesialis-dan-19-perawat-rsud-praya-positif-korona-layanan-umum-ditutup-sementara/

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. MALEAN SAMPI

  2. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)

  3. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar