Sholat Jum'at Bersama Ustadz Abu Yusuf Akhmad Ja'far

7 0 1060
Gambar untuk Sholat Jum'at Bersama Ustadz Abu Yusuf Akhmad Ja'far
Okt 2
Sholat Jum'at Bersama Ustadz Abu Yusuf Akhmad Ja'far
2 Okt 2020, 12:00 WIB
Khutbah Jum'at besok, in syaa Allah akan membahas tema :

"Pintu-pintu Rezeki"

Bismillah

Salah satu nama Allah Ta’ala yang terindah adalah Ar-Razzaq (yang Maha Pemberi Rezeki) dan Allah telah menanggung seluruh rezeki makhluk di alam semesta ini.

Allah Ta’ala berfirman :
وَكَأَيِّن مِّن دَابَّةٍ لَّا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ (60)
"Betapa banyak binatang melata yang tidak bisa membawa rizkinya, Allah lah yang menanggung rizkinya dan juga rizki kalian, Allah itu Maha Pendengar lagi Maha Mengetahui" (QS. Al-Ankabut : 60)

Jika binatang melata ditanggung rizkinya oleh Allah, apalagi manusia. Dan Allah Ta’ala memerintahkan kita manusia untuk mencari rezeki. Allah Ta’ala berfirman :

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِن رِّزْقِهِ ۖ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ (15)
"Dialah Allah yang telah menundukkan bumi bagi kalian, berjalanlah kalian di atas penjuru bumi dan makanlah dari rezeki Allah Ta’ala dan kepada Allah lah kamu akan dikembalikan" (QS. Al-Mulk : 15)

Oleh karena itu, manusia bertebaran di muka bumi untuk mencari rizki Allah Ta’ala.

Dan untuk membuka pintu rizki ada dua sebab yang utama,
1. Sebab duniawi
2. Sebab agamis

Adapun sebab duniawi, sudah banyak orang mengetahuinya seperti bekerja dengan berbagai macam profesinya, menjadi dokter, insinyur, guru, arsitek, nelayan.

Disana juga ada sebab ukhorowi, dimana sebab inilah yang banyak dilalaikan oleh manusia. Padahal sebab inilah yang banyak sekali membuka pintu rezeki dari sebab pertama. Di antaranya adalah :

A. Berdoa kepada Allah
Allah Ta’ala berfirman :
فَابْتَغُوا عِندَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُ ۖ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (17)
"Mintalah rezeki kepada Allah Ta’ala, dan sembahlah Allah dan bersyukurlah kepadaNya. Kepada Allah Ta’ala lah kamu akan dikembalikan" (QS. Al-Ankabut : 17)

Doa itu sering mendatangkan keajaiban, sebagaimana perkataan Imam Syafi'i Rahimahullah Ta'ala :
أَتَهزَأُ بِالدُعاءِ وَتَزدَريهِ

وَما تَدري بِما صَنَعَ الدُّعاءُ
Apakah engkau meremehkan dan menganggap enteng doa?

Padahal kamu tidak tau, apa yang dilakukan oleh doa.

Betapa banyak kaum muslimin berdoa, tapi sering kali mereka menjadikan doa menjadi sebab yang terakhir, bukan menjadikan doa sebab yang utama. Padahal doa adalah senjatanya orang beriman.

Selayaknya doa dijadikan sebab utama, barulah disertai ikhtiyar. Bukan sebaliknya.

B. Bertaqwa kepada Allah Ta’ala
Allah Ta’ala berfirman :
{وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا} [الطلاق: 2، 3]

Artinya: “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar."

“Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” QS. Ath Thalaq : 2-3

Rizki datang kepadanya tanpa ada rencana, tanpa terfikirkan sebelumnya. Kenapa demikian bisa terjadi? Karena dia bertaqwa kepada Allah Ta’ala. Yaitu dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya.

Jika seorang mendapatkan Rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, semoga itu menjadi tanda taqwanya dia kepada Allah Ta’ala.

C. Menyambung silaturahmi
Nabi Muhammad salallahu alaihissalam bersabda :
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan ditangguhkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaklah ia bersilaturahim.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ini adalah sebab yang besar, luangkan waktu untuk silaturahmi. Berikan hadiah terbaik untuk orang tua, untuk sanak kerabat jika mampu. Senangkan hati mereka, telpon mereka jika belum bisa berkunjung karena ada faktor-faktor penghalang.

Betapa banyak kita saksikan, ada orang sukses, siapapun itu, baik itu dokter, dai, ataupun yang lainnya. Ternyata sebabnya adalah dia sangat berbakti kepada orang tuanya.

D. Memerintahkan keluarga untuk Sholat
وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa. (QS. Taha 132)

Dikala kita tidak di rumah, sedang bekerja atau yang lain. Maka kita telpon istri kita, dan keluarga kita untuk mengingatkan mereka agar sholat.

Betapa banyak seorang yang sibuk di luar mencari nafkah, sehingga membuatnya lupa memerintahkan anak istrinya untuk Sholat. Tentu ini adalah kesalahan yang fatal.

Jika orang menyisihkan waktunya untuk memerintahkan seorang untuk Sholat, maka Allah akan bukakan pintu rezeki baginya.

E. Bersedekah
Nabi Muhammad salallahu alaihissalam bersabda :
(مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ)
‘'Sedekah tidak akan mengurangi harta’'
Begitulah sabda Nabi, kita imani. Karena Nabi tidak pernah dusta.

Mungkin secara hitungan berkurang, kita punya uang 1 juta, disedekahkan 100 rb, maka akan sisa 900 rb. Akan tetapi yakinlah, bahwa Allah yang akan menggantinya, bagaimanapun caranya kita serahkan kepada Allah. Yang penting adalah keimanan kita akan sabda Nabi, ikhlas karena Allah dan mengharap wajah Allah di akhirat kelak.

Bahkan Allah namakan sedekah seorang di jalan Allah, sebagai Hutang Allah. Artinya Allah berhutang kepada orang tersebut untuk mengembalikannya.

Allah Ta’ala berfirman :

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan” (QS. Al Baqarah : 245)

Kalau ada seorang milyarder datang kepada kita untuk meminjam uang, kebetulan dia lupa tidak membawa uang. Dengan sangat yakin kita pasti akan meminjamkannya. Karena kita percaya bahwa dia akan mengembalikannya.

Lalu bagaiamana jika kita meminjamkannya kepada Ar-Razzaq yang Maha kaya Raya. Allah Azzawajalla. Lebih pasti lagi untuk dikembalikan.

Maka janganlah ragu ketika mengeluarkan sedekah di jalan Allah, pasti akan Allah ganti. Bahkan berlipat lipat.

Allah juga berfirman dalam Hadist qudsi,
يا ابنَ آدام أََنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ
"Wahai anak Adam, berinfaqlah, niscaya Allah akan memberikan infaq kepadamu"

Seorang harus yakin dengan sebab-sebab ini, karena sebab ini lebih ampuh dari sekedar sebab duniawi.

F. Bertawakal kepada Allah
Allah Ta’ala berfirman :
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”

Kita bertawakkal hanya kepada Allah, bukan kepada pekerjaan. Jadikan pekerjaan hanya sebagai bentuk ikhtiyar dalam meraih rezeki Allah Ta’ala.

Jangan bertawakkal kepada manusia, bos kita misalnya. Bartawakkallah hanya kepada Allah. Jangan pernah beranggapan bahwa jika kita di PHK bahwa kita tidak akan dapat rezeki lagi.

Betapa banyak orang yang di PHK, Allah bukakan baginya pintu rezeki yang lain. Mungkin Allah tutup satu pintu rezeki, tapi Allah bukakan pintu lain yang sangat banyak untuk mencari rezeki Allah Ta’ala.

Bertawakallah kepada Allah dengan tawakal yang benar.

Nabi Muhammad salallahu alaihissalam bersabda :
لو أنكم توكلون على الله حق توكله ، لرزقكم كما يرزق الطير ، تغدو خماصا ، وتروح بطانا رواه الإمام أحمد والترمذي

" Jika seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, maka Allah akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Allah memberi rezeki seekor burung yang berangkat pada pagi hari dalam keadaan lapar, lalu pulang di sore hari dalam keadaan kenyang ".

Ibnu Rajab berkata : Jika seorang benar tawakkalnya kepada Allah, lalu dia melakukan sebab sedikit saja untuk meraih rezeki maka Allah akan berikan kepadanya rezeki yang banyak.

G. Berperasangka baik kepada Allah
Jangan pernah suudzon kepada Allah Ta’ala, karena Allah sangat sayang kepada HambaNya melebihi sayangnya ibu kepada anaknya.
فقال: الله أرحم بعباده من هذه بولدها، متفق عليه.

Dalam Hadist qudsi Allah mengatakan :

أنا عند ظن عبدي بي فإن ظن بي خيرا فله الخير فلا تظنوا بالله إلا خيرا
Artinya : Aku menuruti prasangka hamba terhadapKu, jika Ia berprasangka baik terhadapKu, maka baginya kebaikan, maka jangan berprasangka terhadap Allah kecuali kebaikan.

Betapa banyak rezeki Allah yang diberikan kepada kita tanpa kita minta, terlebih jika kita minta kepada Allah.

Oleh karenanya jangan pernah suudzon kepada Allah Ta’ala.

Semoga Allah memberi kelancaran rezeki kita

(Dikutip secara ringkas dari Khutbah Ust. Dr. Firanda Andirja Hafidzahullahu Ta'ala)

- Abu Yusuf -

📢 𝗛𝗔𝗗𝗜𝗥𝗜𝗟𝗔𝗛...!!!

𝐒𝐇𝐎𝐋𝐀𝐓 𝐉𝐔𝐌'𝐀𝐓
𝓫𝓮𝓻𝓼𝓪𝓶𝓪
𝕴𝖒𝖆𝖒 𝖉𝖆𝖓 𝕶𝖍𝖆𝖙𝖎𝖇

𝗨𝘀𝘁. 𝗔𝗯𝘂 𝗬𝘂𝘀𝘂𝗳 𝗔𝗸𝗵𝗺𝗮𝗱 𝗝𝗮'𝗳𝗮𝗿
(Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Al-Azhar Kairo Mesir)
(Sedang Studi Di Universitas Islam Madinah Arab Saudi)


𝕯𝖊𝖓𝖌𝖆𝖓 𝕿𝖊𝖒𝖆 "𝕻𝖎𝖓𝖙𝖚-𝕻𝖎𝖓𝖙𝖚 𝕽𝖊𝖟𝖊𝖐𝖎"

📆 Jum'at
2 Oktober 2020

📍 Masjid At Taubah
Jl. Simpang Barito 1/7
Malang

https://g.co/kgs/Lty8B3

NB :
Akan Ada Bazar Buku Karya Beliau

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Donor Darah


Komentar Terbanyak

  1. 0
    Komentar
  2. 0
    Komentar

    Donor Darah RS St. Carolus Summarecon Serpong

  3. 0
    Komentar
  4. 0
    Komentar

    Gebyar Vaksin Anak Puskesmas Nanjungmekar